Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
KPK Sita Hasil Sawit Senilai Rp 1,6 Miliar terkait TPPU Mantan Sekretaris MA Nurhadi

By On Jumat, Oktober 24, 2025

Ilustrasi Gedung KPK. 

JAKARTA, DudukPerkara.News – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita hasil kebun sawit terkait kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tersangka mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi.

KPK menyita hasil sawit senilai Rp 1,6 miliar.

“Penyidik melakukan penyitaan atas hasil kebun sawit sebagai upaya asset recovery,” kata Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Kamis, 23 Oktober 2025.

“Penyitaan hari ini dari hasil sawit senilai Rp 1,6 miliar,” imbuhnya.

Menurut Budi, hasil sawit itu berada di Padang Lawas, Sumatera Utara (Sumut). Lahan sawit itu sudah rutin menghasilkan sehingga hasil kebunnya yang disita KPK.

“Jadi sawitnya sudah rutin menghasilkan. Atas hasil tersebut, kemudian dilakukan penyitaan,” ujarnya.

KPK juga telah melakukan pemeriksaan kepada dua orang saksi terkait kasus itu, di antaranya Musa Daulae (Notaris dan PPAT), Maskur Haloman Daulay (Pengelola Kebun Sawit).

Diketahui sebelumnya, KPK juga sempat menyita sawit senilai Rp 3 miliar hasil produksi lahan yang diduga milik Nurhadi. Sawit disita setelah lahan tersebut terus menghasilkan.

“Jadi selama sekitar enam bulan sejak dilakukan penyitaan terhadap lahan sawit tersebut juga terus berproduksi sawitnya. Jadi hasil produksinya itu pun kemudian dilakukan penyitaan oleh KPK, dan selama sekitar enam bulan ini telah menghasilkan sekitar Rp 3 miliar yang itu juga dilakukan penyitaan oleh penyidik,” kata Jubir KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu, 16 Juli 2025.

Budi mengatakan, hasil penyitaan produksi lahan sawit itu disimpan di rekening penampungan KPK.

Menurutnya, lahan sawit itu terletak di Padang Lawas, Sumatera Utara.

“Rekening penampungan KPK. Itu menjadi bagian dari langkah awal KPK untuk asset recovery tentunya ya,” ujarnya.

Nurhadi awalnya dijerat sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi pengurusan perkara pada 2019. Total uang yang diduga diterima Nurhadi sekitar Rp 46 miliar. Nurhadi menjadi tersangka bersama menantunya, Rezky Herbiyono.

Nurhadi diduga menerima suap berkaitan dengan pengurusan perkara perdata di MA. 

Selain urusan suap, Nurhadi disangkakan KPK menerima gratifikasi berkaitan dengan penanganan perkara sengketa tanah di tingkat kasasi dan PK (peninjauan kembali) di MA. Penerimaan gratifikasi itu tidak dilaporkan KPK dalam jangka 30 hari kerja.

Nurhadi sempat menjadi buron KPK selama berbulan-bulan. Dia akhirnya tertangkap di sebuah rumah di kawasan Simprug, Jakarta Selatan, pada 2020.

Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono, menjalani persidangan dan divonis 6 tahun penjara serta denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan pada 2021. Nurhadi terbukti menerima suap dan gratifikasi Rp 49.513.955.000 (Rp 49,5 miliar).

Selain kasus suap dan gratifikasi, Nurhadi ditetapkan sebagai tersangka TPPU. Namun KPK belum merinci jelas terkait dugaan TPPU ini.

Terbaru, Nurhadi, yang seharusnya bebas dari Lapas Sukamiskin, langsung ditangkap lagi oleh KPK.

Dia kembali ditahan oleh KPK dengan status tersangka dugaan TPPU.

“Benar, KPK melakukan penangkapan dan kemudian dilakukan penahanan kepada Saudara NHD di Lapas Sukamiskin,” kata Jubir KPK, Budi Prasetyo, Senin, 30 Juni 2025.

“Penahanan berkaitan dengan perkara TPPU Nurhadi. Penahanan dilakukan pada Minggu, 29 Juni 2025,” imbuhnya. (*/red)

Polisi Tetapkan 34 Tersangka Kasus Pesta Gay di Surabaya, Terbagi Empat Klaster

By On Jumat, Oktober 24, 2025

Pesta gay di Surabaya. 

SURABAYA, DudukPerkara.News – Pihak Kepolisian telah menetapkan 34 pria yang terlibat dalam pesta seks di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), sebagai tersangka.

Dalam perkara itu, Polisi pun mengungkap peran para tersangka dalam empat klaster.

Klaster itu berdasarkan peran mereka dalam acara yang digelar di salah satu hotel kawasan Ngagel, Surabaya, pada Sabtu malam, 18 Oktober 2025.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto menyebut, dalam proses penyidikan, ada empat klaster yang ditemukan.

Empat klaster tersebut adalah pendana atau pemodal, klaster kedua adalah admin utama, selanjutnya klaster ketiga admin pembantu, dan terakhir klaster peserta.

“Klaster pertama adalah pendana atau pemodal terdiri dari satu orang. Klaster kedua adalah admin utama yang membuat flyer dan grup WhatsApp untuk mengundang peserta. Kemudian klaster ketiga adalah admin pembantu,” ujar Edy kepada wartawan, Kamis, 23 Oktober 2025.

Menurut Edy, dalam pelaksanaan pesta seks itu, admin utama menunjuk tujuh orang admin pembantu untuk membantu menyebarkan undangan lewat media sosial X atau Twitter, lalu menerima peserta di grup WhatsApp, hingga menyiapkan keperluan acara seperti makanan sampai game.

“Mereka (admin pembantu) juga bertugas menjemput para peserta, mulai dari lobi hotel sampai dibawa masuk ke kamar,” ujarnya.

Selanjutnya, peserta pesta seks atau klaster keempat berjumlah 25 orang.

“Total ada 34 orang yang berhasil diamankan. Satu orang sebagai pendana atau pemodal, satu admin utama, tujuh admin pembantu, dan 25 peserta," ujar Edy. (*/red)

Gubernur Andra Soni Bangun Kolaborasi Daerah di Munas APPSI

By On Jumat, Oktober 24, 2025

Gubernur Banten, Andra Soni saat menghadiri Munas VII APPSI 2025, di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan No.1, Jakarta, Kamis, 23 Oktober 2025. 

SERANG, DudukPerkara.News – Gubernur Banten, Andra Soni menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2025 yang digelar di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan No.1, Jakarta, Kamis, 23 Oktober 2025.

Munas kali ini mengusung tema “Menjaga Integritas Pemerintah Daerah yang Bersih dan Kreatif”.

“Alhamdulillah, hari ini menghadiri kegiatan Munas ke-7 APPSI. Tadi agendanya selain Munas sekaligus pemilihan Ketua Umum APPSI Periode 2025-2029. Alhamdulillah terpilih Gubernur Kalimantan Timur,” kata Andra Soni.

Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus menyampaikan, organisasi yang sehat bukan hanya simbol eksistensi. Melainkan, indikator keberhasilan dalam memberikan manfaat kepada anggotanya dan kontribusi nyata bagi pemerintah pusat.

Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), lanjutnya, memberikan apresiasi kepada APPSI yang secara konsisten berupaya meningkatkan kompetensi para anggotanya.

“Sinergi pusat dan daerah merupakan hal penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif efisien. Serta kesiapan pemerintah dalam menghadapi tantangan nasional ke depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri M Tito Karnavian juga memberikan pesan kepada para anggota APPSI.

Pertama, Mendagri meminta terus menjalin sinergi yang baik dengan pihak terkait, termasuk antar kepala daerah, pimpinan DPRD, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kedua, agar berhati-hati dalam menyusun peraturan daerah (perda) yang berpotensi menimbulkan gejolak.

Ketiga, menjamin penyediaan pelayanan publik yang merata dan tidak diskriminatif.

Termasuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, BIN, Kejaksaan, sektor swasta, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan bersama.

“Kelima, memprioritaskan pembangunan daerah, khususnya dalam perencanaan dan penganggaran, peningkatan ruang fiskal, serta pengendalian terhadap potensi kecurangan,” ujarnya. 

Sementara itu, Ketua APPSI Periode 2023–2025, Al Haris dalam sambutannya menyampaikan, dirinya menjabat sebagai Ketua selama lebih dari dua tahun karena sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua APPSI mendampingi Ketua Isran Noor yang menjabat selama satu tahun.

Sebelumnya, Isran Noor menggantikan Ketua Umum APPSI, Anies Baswedan yang juga menjabat selama satu tahun.

“Pergantian ini terjadi karena berakhirnya masa jabatan Gubernur, sehingga berakhir juga masa jabatan Ketua Umum APPSI. Sesuai AD ART APPSI, masa kepengurusan adalah selama empat tahun,” ujar Al Haris.

Ia menjelaskan, selama ini APPSI secara rutin menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah pusat dan mengapresiasi respon cepat yang diberikan. Termasuk dukungan para Menteri terhadap pembangunan di daerah.

“Apresiasi atas respons cepat yang diberikan khususnya dukungan pembangunan di daerah,” ujarnya. 

Pada pemilihan Ketua Umum APPSI Periode 2025–2029, formatur yang dipimpin oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah secara aklamasi menetapkan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud sebagai Ketua APPSI baru.

Dalam sambutannya, Rudy Mas’ud menyampaikan komitmennya membawa APPSI memperkuat kolaborasi antarprovinsi sebagai mitra strategis pemerintah pusat.

“Termasuk mendorong digitalisasi data, tata kelola pemerintahan yang akuntabel, memperkuat perekonomian daerah, serta membangun APPSI yang modern,” ujarnya. (*/red)

Satgas Sebut Sudah Angkut Ratusan Ton Material Radioaktif Cesium-137 di Kawasan Industri Modern Cikande

By On Jumat, Oktober 24, 2025

Material Radioaktif Cesium-137 di Kawasan Industri Modern Cikande. 

JAKARTA, DudukPerkara.News – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Cesium-137 menyampaikan, pihaknya telah mengangkut ratusan ton material yang terpapar radiasi dari Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

Material radioaktif cesium-137 tersebut telah disimpan untuk proses dekontaminasi.

“Hingga kini, total material yang sudah berhasil dipindahkan mencapai 325,7 ton atau sekitar 205,2 meter kubik. Semua material tersebut kami bawa ke interim storage PT PMT untuk penyimpanan sementara yang aman," kata Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Rasio Ridho Sani, Kamis, 23 Oktober 2025.

Menurutnya, penanganan itu dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Satgas memastikan keselamatan warga dan petugas di lokasi tetap terjamin.

“Kami pastikan semua langkah dilakukan dengan prinsip kehati-hatian (precautionary principle). Penanganan kontaminasi cesium-137 kami lakukan untuk memastikan keselamatan dan kesehatan masyarakat, petugas, serta pekerja di sekitar lokasi,” ujarnya.

Dia menyebut, Satgas juga telah meneliti keberadaan warga di sekitar PT PMT. Hasilnya, warga di sana tidak masuk zona merah atau berisiko langsung.

“Warga di sekitar area penyimpanan tetap dalam pengawasan dan tidak berada di zona berisiko langsung,” ujarnya.

Hingga saat ini, kata Rasio, sebanyak 29 ribu kendaraan telah diperiksa saat keluar-masuk Kawasan Industri Modern Cikande. Dari jumlah tersebut, sempat ditemukan 47 kendaraan yang terkontaminasi cesium-137.

“Kami sudah memeriksa sekitar 29.700 kendaraan, dan ditemukan 47 kendaraan yang sempat terkontaminasi cesium-137. Semua kendaraan itu sudah berhasil didekontaminasi,” ujarnya.

Namun, dalam sepekan terakhir tidak ditemukan lagi kendaraan yang terpapar radiasi. Rasio menilai hal ini sebagai perkembangan positif.

“Kabar baiknya, dalam satu minggu terakhir tidak ada lagi kendaraan yang terdeteksi mengandung cesium-137. Ini menunjukkan bahwa upaya mitigasi yang dilakukan oleh tim KBRN berjalan efektif,” ujarnya. (*/red)

PT WPLI Berikan Bantuan Renovasi Mushola Al-Barokah di Desa Parakan

By On Jumat, Oktober 24, 2025

Perwakilan dari PT WPLI saat memberikan bantuan untuk pembangunan Musholla Al-Barokah, di Desa Parakan RT 04 RW 01, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, Jumat, 24 Oktober 2025. 

SERANG, DudukPerkara.News – PT Wahana Pamunah Limbah Industri (WPLI) kembali memperlihatkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan menyumbangkan dana tunai, pompa air, dan semen untuk pembangunan Musholla Al-Barokah, di Desa Parakan RT 04 RW 01, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, Jumat, 24 Oktober 2025.

Program itu bertujuan untuk membantu masyarakat Desa Parakan dan mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat setempat.

Pemberian bantuan itu dilakukan secara simbolis oleh Manajemen PT WPLI diwakili oleh Hardian selaku Kordinator HRD.

Bantuan itu diterima langsung oleh Edi selaku Ketua DKM Mushola Al-Barokahbeserta Tokoh Masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Hardian menyampaikan, bantuan itu merupakan salah satu program CSR, yaitu WPLI Peduli dan juga merupakan bentuk kepedulian dalam pembangunan Musholla Al-Barokah. 

“Semoga program CSR kegiatan WPLI Peduli ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Perusahaan tetap berupaya untuk melaksanakan kegiatan WPLI Peduli sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakat sekitar,” ujar Hardian.

Inisiatif ini merupakan salah satu bukti nyata dari kepedulian PT WPLI terhadap kesejahteraan masyarakat.

Melalui program CSR ini, perusahaan berupaya memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar.

Diharapkan, kegiatan peduli terhadap masyarakat ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut serta dalam kegiatan sosial yang bermanfaat.

Dengan terlaksananya program ini, PT WPLI berharap dapat terus berkontribusi positif bagi masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas permasalahan sosial yang ada.

Kehadiran perusahaan tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang peduli dan tanggap terhadap kebutuhan warga sekitar.

Di tempat yang sama, Edi selaku Ketua DKM Mushola Al-Barokah RT 04 mengucapkan terima kasih kepada PT WPLI. 

“Bantuan ini sangat bermanfaat. Kami juga mendoakan yang terbaik untuk PT WPLI. Semoga perusahaan semakin maju dan sukses serta semakin meningkat, sehingga meningkat pula kesejahteraan seluruh karyawan,” ungkap Edi. (*/red)

Warga Graha Walantaka Apresiasi Langkah Cepat Aparat Evakuasi dan Musnahkan Tumpukan Limbah Medis

By On Jumat, Oktober 24, 2025


Serang,DudukPerkara.News –Keberadaan tumpukan limbah medis di permukiman yang sempat membuat heboh warga Perumahan Graha Walantaka, Kelurahan Pengampelan, Kota Serang, Banten pada tanggal 11/10/2025, lalu, kini telah terselesaikan.


Tumpukan limbah medis tersebut telah di evakuasi dan dimusnahkan oleh petugas dan pihak-pihak terkait sesuai dengan prosedur dan undang-undang yang berlaku pada Rabu, (22/10/2025).


Dengan adanya evakuasi yang dilakukan, hal ini merupakan bukti nyata pihak Dinas Lingkungan Hidup dan pihak terkait merespon cepat apa yang menjadi keluhan warga khususnya masyarakat perumahan Graha Walantaka.


Limbah tersebut di evakuasi menggunakan kendaraan mobil box oleh petugas dan dibawa ketempat pemusnahan limbah B3.


Salah seorang warga setempat ketika diwawancarai awak media mengucapkan terimakasih kepada para petugas yang sudah merespon keluhan masyarakat dengan langkah cepat.****

Prabowo Pesan Aparat Tak Kriminalisasi Masyarakat Kecil, Kejagung Singgung Restorative Justice

By On Rabu, Oktober 22, 2025

Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna. 

JAKARTA, DudukPerkara.News – Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (RI), Anang Supriatna menanggapi pernyataan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang mengingatkan pada jajaran aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan, agar tidak melakukan kriminalisasi terhadap masyarakat kecil.

“Kemarin dalam sambutan itu, saat penyaksian serah terima uang pengganti kerugian negara. Beliau (Presiden Prabowo) menyatakan seperti itu dan memang ini bagi kami supaya berhati-hati kejaksaan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa, 21 Oktober 2025.

Menurutnya, pernyataan itu menjadi pengingat bagi Kejaksaan untuk selalu berhati-hati dalam menangani suatu kasus.

Pasalnya, kata dia, dahulu memang ada perkara, khususnya tindak pidana kecil atau pidana umum yang sempat ramai.

“Kalau tidak salah ada yang dahulu pernah mendengar, mungkin nenek-nenek mencuri kayu atau seperti apa dipidana. Berangkat dari situ, Pak Jaksa Agung sudah menerapkan yang namanya restorative justice,” ujarnya.

Berkaca dari peristiwa terdahulu, kata dia, Jaksa Agung lantas mulai menerapkan restorative justice atau keadilan restoratif, yang mana dalam suatu kasus diusahakan sebelum naik pengadilan untuk bisa didamaikan.

Sehingga, perkara-perkara seperti itu tak langsung sampai ke pengadilan, melainkan sudah diselesaikan.

“Itulah salah satu langkah yang ditempuh oleh Kejaksaan, dan Pak Jaksa Agung sendiri juga menekankan, ada perjanjian untuk restorative justice ini, dan cukup banyak perkara yang diselesaikan melalui mekanisme restorative justice ini, bahkan dapat penghargaan dari dunia Internasional,” jelasnya.

Untuk itu, kata dia, terdapat tagline hukum tajam ke atas dan humanis ke bawah, yang mana ada penyelesaian kasus yang bergantung pada restorative justice tersebut, khususnya pada masyarakat kecil. (*/red)

Pemerintah Akan Pulangkan Dua WN Inggris Napi Kasus Narkoba

By On Rabu, Oktober 22, 2025

Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra. 

JAKARTA, DudukPerkara.News – Pemerintah Indonesia dan Inggris menyepakati pemindahan dua narapidana Warga Negara (WN) Inggris (transfer of sentenced persons/TSP).

Dua narapidana asal Inggris itu divonis mati dan seumur hidup terkait kasus narkoba.

Penandatanganan kesepakatan itu dilakukan Menteri Koordinator Bidang Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra dan Menlu Inggris, Yvette Cooper, Selasa, 21 Oktober 2025.

Dua narapidana yang dipindahkan adalah Lindsay June Sandiford (68) dan Shahab Shahabadi (35).

Keduanya terlibat kasus narkoba dan telah menjalani masa pidana belasan tahun di Indonesia.

Sandiford menjalani hukuman sejak 25 Mei 2012 di Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan, dengan vonis pidana mati. Dia menderita Diabetes Mellitus Tipe 2 dan hipertensi serta kondisi kesehatannya telah menurun.

Sementara Shahabadi ditahan sejak 26 Juni 2014 di Lapas Kelas IIA Kembangkuning, Nusakambangan, dengan vonis pidana seumur hidup. Dia mengalami penyakit kulit di jaringan subkutan dan gangguan kejiwaan.

Menurut Yusril, pemindahan kedua narapidana ini dilakukan atas dasar pertimbangan kemanusiaan. Hal itu sejalan dengan prinsip perlindungan hak asasi manusia yang dijunjung tinggi Pemerintah Indonesia.

“Indonesia memandang penting adanya kerja sama internasional yang mengedepankan kemanusiaan, terutama bagi warga negara asing yang menghadapi kondisi kesehatan berat selama menjalani masa pidana. Proses hukum selanjutnya terhadap kedua narapidana ini akan dilimpahkan kepada pemerintah Inggris,” ujarnya.

Yusril mengatakan, kesepakatan antara Indonesia dan Inggris ini sama seperti yang telah dilaksanakan sebelumnya antara Pemerintah Indonesia dengan sejumlah negara lain, di antaranya Filipina, Prancis, dan Australia.

Mekanisme tersebut, kata dia, mencakup pertukaran dokumen resmi, verifikasi kondisi hukum dan kesehatan narapidana, serta penandatanganan kesepakatan antarpemerintah sebelum pemindahan dilakukan secara resmi.

Proses pemindahan ini diawali dengan pertemuan antara Menko Yusril dan Wakil Menteri Urusan Luar Negeri Inggris pada Januari 2025.

Pembahasan berlanjut pada April 2025 dalam pertemuan dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, di mana kedua pihak menegaskan komitmen kemanusiaan dalam kerangka kerja sama hukum bilateral.

Kemudian, pada 29 April, Kemenko Kumham Imipas menerima surat resmi dari Kanselir Agung dan Sekretaris Negara untuk Kehakiman yang menyampaikan permohonan repatriasi kedua narapidana tersebut.

Kemudian dilakukan pertemuan teknis untuk membahas aspek hukum, administratif, dan logistik pemindahan.

Diharapkan kesepakatan ini memperkuat kerja sama di bidang hukum dan penegakan keadilan, sekaligus menunjukkan diplomasi kemanusiaan dapat berjalan berdampingan dengan kepastian hukum. (*/red)

Dua Wanita Penyelundup Sabu dan Ekstasi di Sidoarjo Terancam Hukuman Mati

By On Rabu, Oktober 22, 2025

Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol Budi Mulyanto (tiga dari kiri) dan Kapolresta Sidoarjo, Kombes Christian Tobing (tiga dari kanan) saat Konferensi Pers di Mapolresta Sidoarjo, Selasa, 21 Oktober 2025. 

SIDOARJO, DudukPerkara.News – Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Sidoarjo bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Timur (Jatim) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 8,266 kilogram dan 10 butir ekstasi.

Dua perempuan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Christian Tobing mengatakan, pengungkapan kasus itu berawal dari informasi yang diterima petugas Satresnarkoba pada 18 September 2025 terkait penyelundupan narkotika melalui Bandara Internasional Juanda.

“Kami menerima informasi dari Denpom Lanudal Juanda terkait penggagalan upaya penyelundupan sabu yang dikirim melalui pesawat Batik Air rute Surabaya-Jakarta. Dari temuan itu, petugas menemukan satu plastik besar berisi sabu seberat lebih dari 500 gram,” kata Christian kepada wartawan saat Konferensi Pers di Mapolresta Sidoarjo, Selasa, 21 Oktober 2025.

Selanjutnya, kata dia, pada 23 September 2025, petugas melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka ARF (22) di Cipondoh, Tangerang, saat menerima paket yang berisi narkotika golongan I jenis sabu seberat 477 gram.

Beberapa hari kemudian, pada 25 September 2025, petugas menangkap tersangka WLN (27) di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Dari tangan WLN, pihaknya menyita koper biru berisi tiga paket sabu seberat 7,788 kilogram dan 10 butir ekstasi bergambar Labubu.

Barang haram itu diketahui milik seorang berinisial BY, yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“WLN ini dititipi koper oleh BY untuk dibawa ke daerah Sunter, Jakarta Pusat. Keduanya berperan sebagai kurir yang diupah untuk mengantarkan paket berisi sabu dan ekstasi tersebut,” ujar Christian.

Menurutnya, total barang bukti yang disita dari kedua tersangka mencapai 8,266 kilogram sabu dan 10 butir ekstasi, dengan nilai ekonomis sekitar Rp 9,2 miliar.

Selama September 2025, Polresta Sidoarjo disebut telah menyelamatkan lebih dari 65 ribu jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Sementara itu, Kepala BNN Jatim, Brigjen Pol Budi Mulyanto menyampaikan keprihatinannya karena dua tersangka yang terlibat dalam kasus ini merupakan perempuan muda.

“Kami sangat prihatin. Dua wanita yang berdiri di depan kita ini menjadi bagian dari jaringan peredaran narkotika. Ke depan, mari bersama-sama memerangi narkoba, bukan hanya dari sisi pemberantasan, tapi juga pencegahan dan rehabilitasi,” ujar Budi.

Menurutnya, kolaborasi antara Polresta Sidoarjo, BNNP Jatim, dan BNN RI merupakan bentuk sinergi penegakan hukum dan kepedulian sosial untuk menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba.

“Apa yang kita lakukan hari ini bukan hanya soal prestasi penegakan hukum, tapi juga tentang bagaimana menyelamatkan sumber daya manusia Indonesia agar terbebas dari jerat narkotika,” pungkasnya.

Kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara hingga 20 tahun serta denda maksimal Rp 8 miliar. (*/red)

Gubernur Andra Soni Sebut Banten Kawasan Investasi Menjanjikan

By On Rabu, Oktober 22, 2025

Gubernur Banten, Andra Soni saat menghadiri kegiatan Banten Investment Forum 2025, di Nusantara Hall, ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Selasa, 21 Oktober 2025. 

TANGERANG, DudukPerkara.News – Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan, bahwa Provinsi Banten merupakan salah satu kawasan investasi yang menjanjikan di Indonesia.

Banten pun memiliki potensi investasi yang besar di berbagai sektor strategis.

Ia berharap, para Kepala Daerah dapat mengoptimalkan keunggulan dan peluang investasi yang ada di wilayah masing-masing.

Hal itu disampaikan Andra Soni dalam sambutannya saat kegiatan Banten Investment Forum 2025 yang berlangsung di Nusantara Hall, Indonesia Convention and Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Selasa, 21 Oktober 2025.

Menurutnya, investasi berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Untuk itu, kata dia, diperlukan dukungan semua pihak guna menciptakan iklim investasi yang kondusif di seluruh wilayah Banten.

“Sehingga mendorong investasi yang berkualitas yang mampu berperan dalam mengurangi kemiskinan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan serapan tenaga kerja secara signifikan,” ujarnya.

Dia juga menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus berupaya mengundang investasi melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Investasi kita undang, sumber daya manusia disiapkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Deputi Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi Hilirisasi/BKPM, Edy Junaedi Harahap menyampaikan, selama tiga tahun terakhir, investasi di Provinsi Banten menunjukkan kinerja yang sangat kuat.

Menurutnya, Banten selalu menempati posisi lima besar realisasi investasi tertinggi secara nasional.

“Banten sangat agresif dan transformatif dalam mendorong peningkatan investasi,” kata Edy.

Edy optimistis Provinsi Banten akan melampaui target investasi nasional tahun 2025. Target investasi nasional untuk Banten tahun ini mencapai Rp119 triliun lebih, dan hingga September 2025 sudah terealisasi Rp 92 triliun.

“Provinsi Banten akan mencapai bahkan melebihi target tersebut,” ujarnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten, Virgojanti menjelaskan, kegiatan Banten Investment Forum bertujuan memperkenalkan potensi investasi daerah, memfasilitasi pertemuan bisnis antara pelaku usaha dan antar pemerintah daerah, menarik komitmen investasi baru, serta memposisiskan Banten sebagai Destinasi investasi yang ramah dan prospektif.

Menurutnya, kegiatan itu berlangsung pada tanggal 21-22 Oktober 2025.

“Forum ini diikuti oleh sekitar 250 peserta, terdiri atas investor eksisting dan calon investor, pelaku UMKM, perwakilan pemerintah pusat dan daerah, akademisi, serta media massa,” ujarnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni juga menyaksikan penandatanganan komitmen investasi dari PT Ground Source Group yang berencana menanamkan investasi senilai Rp 41 triliun atau 2,47 miliar dolar AS pada sektor energi terbarukan tenaga surya berkapasitas 400 Megawatt di Kabupaten Lebak.

Dokumen komitmen investasi diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT Ground Source Group Xuang Xiao Feng kepada Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiqi Jayabaya. Investasi tersebut akan direalisasikan pada tahun 2026.

Selain itu, juga dilakukan penandatanganan konsorsium tiga perusahaan yang akan berinvestasi di Kota Cilegon dengan nilai sekitar Rp 40 triliun atau 2,45 miliar dolar AS.

Komitmen investasi tersebut ditandatangani oleh Chairman Bosai Minerals Co. Ltd. Yuan Zhilun, Chief Executive Officer Top International Holding Pte. Ltd. Tan Jenn Chyen, dan Direktur PT Karya Tehnik Investama Winarto Asnim.

Ketiga perusahaan itu akan berkonsorsium membangun industri pembuatan aluminium di Kota Cilegon.

Setelah penandatanganan, dokumen komitmen investasi diserahkan kepada Walikota Cilegon Robinsar.

Investasi tersebut akan direalisasikan setelah seluruh proses perizinan selesai. (*/red)

Polres Serang Dukung Ketahanan Pangan, Tanam Jagung di Lahan 471 Hektare

By On Rabu, Oktober 22, 2025

Polres Serang dukung program ketahanan pangan. 

SERANG, DudukPerkara.News – Dalam rangka mendukung program ketahanan, Polres Serang melakukan penanaman jagung di lahan seluas 471 hektare.

“Total penanaman jagung Kuartal IV, yaitu 471 hektare. Lahan  Penambahan Areal Tanam (PAT) ada 156 hektare, dan sudah ditanam 120 hektare hingga akhir November. Kemudian di luar PAT, ada 315 hektare, yang sudah ditanam 253,55 hektare hingga akhir Desember,” kata Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko kepada wartawan, Selasa, 21 Oktober 2025.

Menurut Condro, hasil tanam jagung Polres Serang terus meningkat setiap kuartal. Peningkatan tertinggi terjadi dari Kuartal III ke Kuartal IV.

“Pada Kuartal I ditanam jagung seluas 46,7 hektare, pada Kuartal II seluas 123,9 hektare, Kuartal III seluas 248,56 hektare, dan terakhir pada Kuartal IV sebanyak 471 hektare,” ujarnya.

“Total keseluruhan lahan yang sudah ditanami hingga saat ini mencapai 890,15 hektare,” imbuhnya.

Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko juga menghadiri kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV di Kampung Bayuku, Kecamatan Kopo, Selasa, 21 Oktober 2025.

Kegiatan itu dilaksanakan di atas lahan PAT seluas 5 hektare yang dikelola bersama Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera.

“Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program pertanian berkelanjutan yang sebelumnya telah dilaksanakan di beberapa kecamatan lain di wilayah hukum Polres Serang,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Condro menyerahkan bantuan sarana pertanian kepada Poktan Sejahtera.

Bantuan itu berupa 50 kilogram pupuk Babin, dua botol Brantaxon, enam botol Reaktif ukuran 500 ml, dan lima botol Athenz.

“Bantuan ini diharapkan dapat menunjang produktivitas pertanian jagung berkelanjutan,” ujarnya.

Condro menegaskan, penanaman jagung ini merupakan bagian dari implementasi program ketahanan pangan nasional yang diinisiasi oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mendorong masyarakat agar terus produktif dan berdaya secara ekonomi. Program ini juga menjadi wadah sinergi antara Polri, Pemerintah Daerah, dan Kelompok Tani,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Poktan Sejahtera, Alibasa mengaku sangat terbantu dengan dukungan dari Polri.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena sangat membantu petani dalam hal permodalan, pupuk, dan motivasi untuk mengembangkan pertanian jagung,” ujarnya. (*/red)

Prabowo Bilang Aparat Harus Punya Hati: Jangan Tumpul ke Atas, Tajam ke Bawah

By On Selasa, Oktober 21, 2025

Presiden Prabowo Subianto saat di Kejagung, Senin, 20 Oktober 2025. 

JAKARTA, DudukPerkara.News – Presiden Prabowo Subianto menegaskan, penegak hukum harus punya hati. Ia tidak ingin penegakan hukum justru tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

“Penegak hukum harus punya hati. Hanya punya hati, jangan istilahnya apa? Tumpul ke atas, tajam ke bawah. Itu zalim, itu angkara murka, jahat,” ujara Prabowo di kantor Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Senin, 20 Oktober 2025.

Menurutnya, masyarakat kecil dan lemah harus dibantu, bukan malah dikriminalisasi.

“Orang kecil, orang lemah harus dibela, harus dibantu. Kita tidak ingin mencari-cari masalah, saya ingatkan terus kejaksaan, kepolisian, jangan kriminalisasi sesuatu yang tidak ada untuk motivasi apapun,” ujarnya.

Prabowo juga menegaskan, jangan sampai ada lagi kasus kriminalisasi terhadap anak kecil yang mencuri ayam atau ibu yang mencuri pohon.

“Kalau perlu si hakim, si jaksa, atau si polisi pakai uangnya sendiri ganti ayamnya, anaknya dibantu,” tuturnya.

Sebab, ia mendapat laporan masih ada Jaksa di daerah yang melakukan praktik tidak benar.

“Ini saya ingatkan karena kejaksaan termasuk lembaga yang harus koreksi diri juga. Di antara Jaksa-jaksa di daerah-daerah, saya dapat laporan, kita semua merasakan ada juga yang melakukan praktik-praktik yang mungkin tidak benar atau kurang benar. Jangan mencari-cari perkara, apalagi terhadap orang kecil,” pungkasnya. (*/red)

Polisi Usut Kasus Kematian Mahasiswa Unud yang Diduga Akibat Perundungan

By On Selasa, Oktober 21, 2025

Kampus Unud. 

JAKARTA, DudukPerkara.News – Pihak Kepolisian tengah mengusut kasus bunuh diri mahasiswa Universitas Udayana (Unud) berinisial TAS (21). Hal ini dilakukan usai keluarga korban melakukan pengaduan ke Polresta Denpasar.

“Orang tua korban melakukan Dumas ke Polresta untuk memastikan penyebab jatuhnya korban karena di medsos banyak informasi yang beragam,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi kepada wartawan, Senin, 20 Oktober 2025.

Menurut Sukadi, pihaknya juga sudah melakukan penyelidikan. Salah satu tindak lanjutnya yakni memeriksa sejumlah saksi.

“Kami telah melakukan penyelidikan dengan memeriksa beberapa saksi,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Polisi mengungkap TAS melompat dari gedung lantai empat, bukan dari lantai dua seperti informasi yang beredar sebelumnya.

TAS terjatuh di depan gedung FISIP Unud, Jalan Sudirman, Denpasar, Bali, pada Rabu, 15 Oktober 2025.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi mengungkapkan hal itu berdasarkan keterangan saksi yang juga mahasiswa berinisial NKGA.

Saat kejadian, NKGA berada di lantai empat untuk menunggu dosen bersama temannya.

“Rabu, 15 Oktober 2025, pukul 08.30 Wita pada saat saksi kuliah dan sedang menunggu dosen, saksi bersama temannya inisial D duduk di teras depan kelas, lantai empat kampus diskusi tentang mata kuliah,” ujar Sukadi, Kamis, 16 Oktober 2025.

“Kurang lebih 15 menit kemudian datang korban dari arah pintu lift, dengan posisi menggendong tas ransel dan memakai baju putih. Terlihat seperti orang panik dan seperti melihat-lihat situasi sekitar kampus,” imbuhnya.

TAS juga disebut sempat duduk di kursi panjang yang berada di sisi barat kelas. Namun, karena saksi tidak mengenali TAS, ia tidak memperhatikan lebih lanjut.

Beberapa saat kemudian, TAS melompat dari lantai empat. Sontak, mahasiswa lain bersama petugas keamanan kampus bergegas mengevakuasi dan membawa korban ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah, Denpasar. (*/red)

Polisi Tetapkan Lisa Mariana Tersangka Pencemaran Nama Baik RK

By On Selasa, Oktober 21, 2025

Lisa Mariana ditetapkan jadi tersangka. 

JAKARTA, DudukPerkara.News – Pihak Kepolisian telah menetapkan Selebgram Lisa Mariana sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik dan/atau fitnah terhadap mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil (RK).

Penetapan status tersangka tersebut dilakukan oleh sejak pekan lalu.

“Minggu kemarin (ditetapkan sebagai tersangka),” kata Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Rizki Agung Prakoso kepada wartawan, Minggu, 19 Oktober 2025.

Menurutnya, penetapan tersangka terhadap Lisa dilakukan setelah serangkaian proses penyidikan dalam kasus dugaan pencemaran nama baik dan/atau fitnah terhadap RK.

Polisi juga menjadwalkan pemeriksaan Lisa Mariana dalam kapasitasnya sebagai tersangka.

“Besok LM dipanggil sebagai tersangka, ya,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Himawan Bayu Aji, pada Rabu (21/5/2025), menyebutkan bahwa laporan dari pihak Ridwan Kamil mengenai dugaan pencemaran nama baik dan/atau fitnah yang dilakukan Lisa Mariana telah naik ke tahap penyidikan. Saat itu, polisi telah memeriksa enam orang saksi.

“Kasus RK itu enam saksi sudah diperiksa sementara, dan penyidikan masih berlanjut. Saat ini sudah berstatus penyidikan,” ujarnya.

Diketahui, selebgram Lisa Mariana sebelumnya mengaku memiliki anak hasil hubungan dengan mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.

Namun, hasil tes DNA dari Bareskrim Polri menunjukkan bahwa anak Lisa Mariana tidak memiliki kecocokan DNA dengan Ridwan Kamil. (*/red)

Wabup Najib Hamas Ajak Pelaku Usaha Mikro Tingkatkan Produksi dan Pemasaran

By On Selasa, Oktober 21, 2025

Wabup Najib Hamas saat membuka kegiatan DAK non-fisik bagi UMKM, di Swiss-Belinn Modern Cikande, Senin, 20 Oktober 2025. 

SERANG, DudukPerkara.News – Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas mengajak para pelaku usaha mikro di Kabupaten Serang untuk serius dalam mengembangkan usahanya.

Hal itu disampaikan Najib Hamas saat membuka kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) non-fisik bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) “Pelatihan Manajerial Bagi Usaha Mikro” dalam rangka pengembangan ekosistem dan rantai pasok kawasan industri, di Swiss-Belinn Modern Cikande, Senin, 20 Oktober 2025.

“Saya mewakili Ibu Bupati, hari ini pelatihan manajerial untuk UMKM Kabupaten Serang gelombang ke-6 program peningkatan kapasitas dari DAK Pusat. Ini pesertanya sudah diseleksi oleh dinas, agar mereka secara bertahap bisa naik kelas sesuai dengan produknya masing-masing,” ujarnya.

Najib Hamas mengatakan, pelatihan manajerial bagi usaha mikro diharapkan kedepannya lebih diperbanyak untuk para pesertanya. Akan tetapi tetap mengedepankan aspek pembinaan bagi para pelaku UMKM.

“Jadi yang hadir di sini orang-orang yang punya produk dan serius ingin mengembangkan,” ujarnya.

Oleh karenanya, Najib Hamas mengajak para pelaku UMKM yang sudah memiliki produk agar serius untuk mengembangkan produk UMKM. Terlebih, setelah mengikuti pelatihan yang digelar Dinas Koperasi, UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumpeirndag).

“Jadi yang pertama peningkatan kapasitas produksi, yang kedua adalah peningkatan seperti pemasaran, dan ketiga terkait kemasan itu disampaikan oleh narasumber Pak Kabid dan Pak Kadis,” ungkapnya.

Pada intinya, kata Najib Hamas, upaya ini merupakan program penguatan UMKM sebagai program unggulan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah salah satunya terwujudnya pusat-pusat galeri UMKM. Akan tetapi baik pelaku UMKM atau produknya sudah diseleksi oleh dinas terkait.

“Yang kedua kita akan memperluas jalur pemasarannya lewat jalur mitra strategis, mitra retail seperti Indomaret, Alfamart dan lainnya. Ini sudah menjadi komitmen pemerintah daerah bahwa UMKM ini harus bangkit, berkembang dan kemudian mengalami kemajuan dalam aspek bisnisnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang, Adang Rahmat mengatakan, jumlah pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan sebanyak 50 orang dari 10 Kecamatan, meliputi Kecamatan Bandung, Tanara, Cikande, Kibin, dan lainnya.

Pelatihan sebagai tindak lanjut yang disampaikan Wakil Bupati Serang Najib Hamas agar meningkatkan pengusaha-pengusaha UMKM yang ada di Kabupaten Serang.

“Tadi apa yang disebutkan oleh Pak Wakil Bupati bahwa kita harus meningkatkan pengusaha-pengusaha UMKM, di Kabupaten Serang ada sebanyak 48 ribu pelaku UMKM. Maka, kami harapkan para pengusaha UMKM ini bisa ikut serta di dalam koperasi merah putih agar ada keterkaitan,” ujarnya.

Bagi pelaku UMKM produksi olah telur, Adang menyarankan untuk ikut sebagai pemasok Program Makan Bergizi Gratis melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Itu salah satunya upaya kita untuk meningkatkan pengusaha-pengusaha UMKM yang ada di wilayah Kabupaten Serang. Kami juga terus mendorong kepada pengusaha UMKM agar label produksinya atau kemasannya sesuai dengan permintaan di pasaran,” ucapnya. (*/red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *