Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.

Solar Subsidi Diduga Disedot dan Dijual Lagi, SPBU Toyomerto Disorot

Dump truck di SPBU 34-42101 Toyomerto, Serang.

SERANG, DudukPerkara.News — Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi mencuat di SPBU 34-42101 Toyomerto, Serang. Aktivitas sejumlah dump truck yang disebut berulang kali mengisi solar hingga tangki penuh menjadi sorotan dan mendesak adanya penelusuran dari PT Pertamina serta Polda Banten.


Aktivis bernama Kresna meminta pihak terkait menyelidiki pola pengisian BBM di SPBU tersebut. Ia menduga terdapat aktivitas yang perlu diperiksa untuk memastikan penyaluran solar subsidi sesuai dengan ketentuan.


“Kami melihat ada aktivitas yang mencurigakan di SPBU 34-42101 Toyomerto. Sebab, terlihat mobil besar jenis dump truck kerap bolak-balik mengisi BBM hingga penuh,” ujar Kresna, Rabu (7/10/2026).


Menurut Kresna, dugaan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan terhadap aktivitas kendaraan dan mekanisme penyaluran solar subsidi di lokasi itu.


Ia juga menyampaikan informasi mengenai dugaan pemindahan solar dari tangki dump truck ke wadah lain di sebuah lapak yang disebut berada tidak jauh dari SPBU Toyomerto.


“Informasinya, setelah tangki penuh, mobil kemudian mengarah ke lapak tidak jauh dari SPBU. Di lapak, solar dari tangki disedot dan dipindahkan ke wadah lain,” ungkapnya.


Kresna turut menyebut adanya dugaan keterlibatan seorang oknum anggota TNI berpangkat kopral berinisial A dalam aktivitas tersebut. Namun, informasi itu masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dan konfirmasi dari pihak terkait.


Ia menduga solar yang dipindahkan tersebut kemudian diperjualbelikan kepada perusahaan untuk memenuhi kebutuhan operasional alat berat di lokasi proyek maupun galian.


Jika dugaan tersebut terbukti, praktik itu perlu ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Namun, diperlukan bukti dan hasil pemeriksaan pihak berwenang untuk memastikan apakah benar terjadi penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.


Pertamina dan Polda Banten Didesak Turun Tangan


Kresna mendesak Pertamina bersama Polda Banten menelusuri informasi tersebut, termasuk memeriksa pola pengisian solar oleh kendaraan yang dicurigai serta memastikan tujuan penyalurannya.


Ia menilai pengawasan distribusi BBM subsidi penting agar bahan bakar yang diperuntukkan bagi masyarakat dan pihak yang memenuhi persyaratan tidak disalahgunakan untuk kepentingan lain.


“Kami berharap Pertamina dan Polda Banten bekerja sama untuk memberantas penyalahgunaan solar subsidi karena berpotensi merugikan negara,” tegasnya.


Kresna juga berharap Kapolda Banten menindaklanjuti dugaan tersebut secara profesional dan menindak pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.


Hingga berita ini disusun, keterangan dari pengelola SPBU 34-42101 Toyomerto, Pertamina, Polda Banten, dan pihak TNI terkait dugaan tersebut masih perlu diperoleh untuk melengkapi pemberitaan secara berimbang.



(*/red).

Previous
« Prev Post
Show comments

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *