Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Gubernur Andra Soni Sebut Banten Kawasan Investasi Menjanjikan

By On Rabu, Oktober 22, 2025

Gubernur Banten, Andra Soni saat menghadiri kegiatan Banten Investment Forum 2025, di Nusantara Hall, ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Selasa, 21 Oktober 2025. 

TANGERANG, DudukPerkara.News – Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan, bahwa Provinsi Banten merupakan salah satu kawasan investasi yang menjanjikan di Indonesia.

Banten pun memiliki potensi investasi yang besar di berbagai sektor strategis.

Ia berharap, para Kepala Daerah dapat mengoptimalkan keunggulan dan peluang investasi yang ada di wilayah masing-masing.

Hal itu disampaikan Andra Soni dalam sambutannya saat kegiatan Banten Investment Forum 2025 yang berlangsung di Nusantara Hall, Indonesia Convention and Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Selasa, 21 Oktober 2025.

Menurutnya, investasi berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Untuk itu, kata dia, diperlukan dukungan semua pihak guna menciptakan iklim investasi yang kondusif di seluruh wilayah Banten.

“Sehingga mendorong investasi yang berkualitas yang mampu berperan dalam mengurangi kemiskinan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan serapan tenaga kerja secara signifikan,” ujarnya.

Dia juga menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus berupaya mengundang investasi melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Investasi kita undang, sumber daya manusia disiapkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Deputi Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi Hilirisasi/BKPM, Edy Junaedi Harahap menyampaikan, selama tiga tahun terakhir, investasi di Provinsi Banten menunjukkan kinerja yang sangat kuat.

Menurutnya, Banten selalu menempati posisi lima besar realisasi investasi tertinggi secara nasional.

“Banten sangat agresif dan transformatif dalam mendorong peningkatan investasi,” kata Edy.

Edy optimistis Provinsi Banten akan melampaui target investasi nasional tahun 2025. Target investasi nasional untuk Banten tahun ini mencapai Rp119 triliun lebih, dan hingga September 2025 sudah terealisasi Rp 92 triliun.

“Provinsi Banten akan mencapai bahkan melebihi target tersebut,” ujarnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten, Virgojanti menjelaskan, kegiatan Banten Investment Forum bertujuan memperkenalkan potensi investasi daerah, memfasilitasi pertemuan bisnis antara pelaku usaha dan antar pemerintah daerah, menarik komitmen investasi baru, serta memposisiskan Banten sebagai Destinasi investasi yang ramah dan prospektif.

Menurutnya, kegiatan itu berlangsung pada tanggal 21-22 Oktober 2025.

“Forum ini diikuti oleh sekitar 250 peserta, terdiri atas investor eksisting dan calon investor, pelaku UMKM, perwakilan pemerintah pusat dan daerah, akademisi, serta media massa,” ujarnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni juga menyaksikan penandatanganan komitmen investasi dari PT Ground Source Group yang berencana menanamkan investasi senilai Rp 41 triliun atau 2,47 miliar dolar AS pada sektor energi terbarukan tenaga surya berkapasitas 400 Megawatt di Kabupaten Lebak.

Dokumen komitmen investasi diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT Ground Source Group Xuang Xiao Feng kepada Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiqi Jayabaya. Investasi tersebut akan direalisasikan pada tahun 2026.

Selain itu, juga dilakukan penandatanganan konsorsium tiga perusahaan yang akan berinvestasi di Kota Cilegon dengan nilai sekitar Rp 40 triliun atau 2,45 miliar dolar AS.

Komitmen investasi tersebut ditandatangani oleh Chairman Bosai Minerals Co. Ltd. Yuan Zhilun, Chief Executive Officer Top International Holding Pte. Ltd. Tan Jenn Chyen, dan Direktur PT Karya Tehnik Investama Winarto Asnim.

Ketiga perusahaan itu akan berkonsorsium membangun industri pembuatan aluminium di Kota Cilegon.

Setelah penandatanganan, dokumen komitmen investasi diserahkan kepada Walikota Cilegon Robinsar.

Investasi tersebut akan direalisasikan setelah seluruh proses perizinan selesai. (*/red)

Polres Serang Dukung Ketahanan Pangan, Tanam Jagung di Lahan 471 Hektare

By On Rabu, Oktober 22, 2025

Polres Serang dukung program ketahanan pangan. 

SERANG, DudukPerkara.News – Dalam rangka mendukung program ketahanan, Polres Serang melakukan penanaman jagung di lahan seluas 471 hektare.

“Total penanaman jagung Kuartal IV, yaitu 471 hektare. Lahan  Penambahan Areal Tanam (PAT) ada 156 hektare, dan sudah ditanam 120 hektare hingga akhir November. Kemudian di luar PAT, ada 315 hektare, yang sudah ditanam 253,55 hektare hingga akhir Desember,” kata Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko kepada wartawan, Selasa, 21 Oktober 2025.

Menurut Condro, hasil tanam jagung Polres Serang terus meningkat setiap kuartal. Peningkatan tertinggi terjadi dari Kuartal III ke Kuartal IV.

“Pada Kuartal I ditanam jagung seluas 46,7 hektare, pada Kuartal II seluas 123,9 hektare, Kuartal III seluas 248,56 hektare, dan terakhir pada Kuartal IV sebanyak 471 hektare,” ujarnya.

“Total keseluruhan lahan yang sudah ditanami hingga saat ini mencapai 890,15 hektare,” imbuhnya.

Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko juga menghadiri kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV di Kampung Bayuku, Kecamatan Kopo, Selasa, 21 Oktober 2025.

Kegiatan itu dilaksanakan di atas lahan PAT seluas 5 hektare yang dikelola bersama Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera.

“Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program pertanian berkelanjutan yang sebelumnya telah dilaksanakan di beberapa kecamatan lain di wilayah hukum Polres Serang,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Condro menyerahkan bantuan sarana pertanian kepada Poktan Sejahtera.

Bantuan itu berupa 50 kilogram pupuk Babin, dua botol Brantaxon, enam botol Reaktif ukuran 500 ml, dan lima botol Athenz.

“Bantuan ini diharapkan dapat menunjang produktivitas pertanian jagung berkelanjutan,” ujarnya.

Condro menegaskan, penanaman jagung ini merupakan bagian dari implementasi program ketahanan pangan nasional yang diinisiasi oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mendorong masyarakat agar terus produktif dan berdaya secara ekonomi. Program ini juga menjadi wadah sinergi antara Polri, Pemerintah Daerah, dan Kelompok Tani,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Poktan Sejahtera, Alibasa mengaku sangat terbantu dengan dukungan dari Polri.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena sangat membantu petani dalam hal permodalan, pupuk, dan motivasi untuk mengembangkan pertanian jagung,” ujarnya. (*/red)

Prabowo Bilang Aparat Harus Punya Hati: Jangan Tumpul ke Atas, Tajam ke Bawah

By On Selasa, Oktober 21, 2025

Presiden Prabowo Subianto saat di Kejagung, Senin, 20 Oktober 2025. 

JAKARTA, DudukPerkara.News – Presiden Prabowo Subianto menegaskan, penegak hukum harus punya hati. Ia tidak ingin penegakan hukum justru tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

“Penegak hukum harus punya hati. Hanya punya hati, jangan istilahnya apa? Tumpul ke atas, tajam ke bawah. Itu zalim, itu angkara murka, jahat,” ujara Prabowo di kantor Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Senin, 20 Oktober 2025.

Menurutnya, masyarakat kecil dan lemah harus dibantu, bukan malah dikriminalisasi.

“Orang kecil, orang lemah harus dibela, harus dibantu. Kita tidak ingin mencari-cari masalah, saya ingatkan terus kejaksaan, kepolisian, jangan kriminalisasi sesuatu yang tidak ada untuk motivasi apapun,” ujarnya.

Prabowo juga menegaskan, jangan sampai ada lagi kasus kriminalisasi terhadap anak kecil yang mencuri ayam atau ibu yang mencuri pohon.

“Kalau perlu si hakim, si jaksa, atau si polisi pakai uangnya sendiri ganti ayamnya, anaknya dibantu,” tuturnya.

Sebab, ia mendapat laporan masih ada Jaksa di daerah yang melakukan praktik tidak benar.

“Ini saya ingatkan karena kejaksaan termasuk lembaga yang harus koreksi diri juga. Di antara Jaksa-jaksa di daerah-daerah, saya dapat laporan, kita semua merasakan ada juga yang melakukan praktik-praktik yang mungkin tidak benar atau kurang benar. Jangan mencari-cari perkara, apalagi terhadap orang kecil,” pungkasnya. (*/red)

Polisi Usut Kasus Kematian Mahasiswa Unud yang Diduga Akibat Perundungan

By On Selasa, Oktober 21, 2025

Kampus Unud. 

JAKARTA, DudukPerkara.News – Pihak Kepolisian tengah mengusut kasus bunuh diri mahasiswa Universitas Udayana (Unud) berinisial TAS (21). Hal ini dilakukan usai keluarga korban melakukan pengaduan ke Polresta Denpasar.

“Orang tua korban melakukan Dumas ke Polresta untuk memastikan penyebab jatuhnya korban karena di medsos banyak informasi yang beragam,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi kepada wartawan, Senin, 20 Oktober 2025.

Menurut Sukadi, pihaknya juga sudah melakukan penyelidikan. Salah satu tindak lanjutnya yakni memeriksa sejumlah saksi.

“Kami telah melakukan penyelidikan dengan memeriksa beberapa saksi,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Polisi mengungkap TAS melompat dari gedung lantai empat, bukan dari lantai dua seperti informasi yang beredar sebelumnya.

TAS terjatuh di depan gedung FISIP Unud, Jalan Sudirman, Denpasar, Bali, pada Rabu, 15 Oktober 2025.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi mengungkapkan hal itu berdasarkan keterangan saksi yang juga mahasiswa berinisial NKGA.

Saat kejadian, NKGA berada di lantai empat untuk menunggu dosen bersama temannya.

“Rabu, 15 Oktober 2025, pukul 08.30 Wita pada saat saksi kuliah dan sedang menunggu dosen, saksi bersama temannya inisial D duduk di teras depan kelas, lantai empat kampus diskusi tentang mata kuliah,” ujar Sukadi, Kamis, 16 Oktober 2025.

“Kurang lebih 15 menit kemudian datang korban dari arah pintu lift, dengan posisi menggendong tas ransel dan memakai baju putih. Terlihat seperti orang panik dan seperti melihat-lihat situasi sekitar kampus,” imbuhnya.

TAS juga disebut sempat duduk di kursi panjang yang berada di sisi barat kelas. Namun, karena saksi tidak mengenali TAS, ia tidak memperhatikan lebih lanjut.

Beberapa saat kemudian, TAS melompat dari lantai empat. Sontak, mahasiswa lain bersama petugas keamanan kampus bergegas mengevakuasi dan membawa korban ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah, Denpasar. (*/red)

Polisi Tetapkan Lisa Mariana Tersangka Pencemaran Nama Baik RK

By On Selasa, Oktober 21, 2025

Lisa Mariana ditetapkan jadi tersangka. 

JAKARTA, DudukPerkara.News – Pihak Kepolisian telah menetapkan Selebgram Lisa Mariana sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik dan/atau fitnah terhadap mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil (RK).

Penetapan status tersangka tersebut dilakukan oleh sejak pekan lalu.

“Minggu kemarin (ditetapkan sebagai tersangka),” kata Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Rizki Agung Prakoso kepada wartawan, Minggu, 19 Oktober 2025.

Menurutnya, penetapan tersangka terhadap Lisa dilakukan setelah serangkaian proses penyidikan dalam kasus dugaan pencemaran nama baik dan/atau fitnah terhadap RK.

Polisi juga menjadwalkan pemeriksaan Lisa Mariana dalam kapasitasnya sebagai tersangka.

“Besok LM dipanggil sebagai tersangka, ya,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Himawan Bayu Aji, pada Rabu (21/5/2025), menyebutkan bahwa laporan dari pihak Ridwan Kamil mengenai dugaan pencemaran nama baik dan/atau fitnah yang dilakukan Lisa Mariana telah naik ke tahap penyidikan. Saat itu, polisi telah memeriksa enam orang saksi.

“Kasus RK itu enam saksi sudah diperiksa sementara, dan penyidikan masih berlanjut. Saat ini sudah berstatus penyidikan,” ujarnya.

Diketahui, selebgram Lisa Mariana sebelumnya mengaku memiliki anak hasil hubungan dengan mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.

Namun, hasil tes DNA dari Bareskrim Polri menunjukkan bahwa anak Lisa Mariana tidak memiliki kecocokan DNA dengan Ridwan Kamil. (*/red)

Wabup Najib Hamas Ajak Pelaku Usaha Mikro Tingkatkan Produksi dan Pemasaran

By On Selasa, Oktober 21, 2025

Wabup Najib Hamas saat membuka kegiatan DAK non-fisik bagi UMKM, di Swiss-Belinn Modern Cikande, Senin, 20 Oktober 2025. 

SERANG, DudukPerkara.News – Wakil Bupati (Wabup) Serang, Muhammad Najib Hamas mengajak para pelaku usaha mikro di Kabupaten Serang untuk serius dalam mengembangkan usahanya.

Hal itu disampaikan Najib Hamas saat membuka kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) non-fisik bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) “Pelatihan Manajerial Bagi Usaha Mikro” dalam rangka pengembangan ekosistem dan rantai pasok kawasan industri, di Swiss-Belinn Modern Cikande, Senin, 20 Oktober 2025.

“Saya mewakili Ibu Bupati, hari ini pelatihan manajerial untuk UMKM Kabupaten Serang gelombang ke-6 program peningkatan kapasitas dari DAK Pusat. Ini pesertanya sudah diseleksi oleh dinas, agar mereka secara bertahap bisa naik kelas sesuai dengan produknya masing-masing,” ujarnya.

Najib Hamas mengatakan, pelatihan manajerial bagi usaha mikro diharapkan kedepannya lebih diperbanyak untuk para pesertanya. Akan tetapi tetap mengedepankan aspek pembinaan bagi para pelaku UMKM.

“Jadi yang hadir di sini orang-orang yang punya produk dan serius ingin mengembangkan,” ujarnya.

Oleh karenanya, Najib Hamas mengajak para pelaku UMKM yang sudah memiliki produk agar serius untuk mengembangkan produk UMKM. Terlebih, setelah mengikuti pelatihan yang digelar Dinas Koperasi, UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumpeirndag).

“Jadi yang pertama peningkatan kapasitas produksi, yang kedua adalah peningkatan seperti pemasaran, dan ketiga terkait kemasan itu disampaikan oleh narasumber Pak Kabid dan Pak Kadis,” ungkapnya.

Pada intinya, kata Najib Hamas, upaya ini merupakan program penguatan UMKM sebagai program unggulan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah salah satunya terwujudnya pusat-pusat galeri UMKM. Akan tetapi baik pelaku UMKM atau produknya sudah diseleksi oleh dinas terkait.

“Yang kedua kita akan memperluas jalur pemasarannya lewat jalur mitra strategis, mitra retail seperti Indomaret, Alfamart dan lainnya. Ini sudah menjadi komitmen pemerintah daerah bahwa UMKM ini harus bangkit, berkembang dan kemudian mengalami kemajuan dalam aspek bisnisnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang, Adang Rahmat mengatakan, jumlah pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan sebanyak 50 orang dari 10 Kecamatan, meliputi Kecamatan Bandung, Tanara, Cikande, Kibin, dan lainnya.

Pelatihan sebagai tindak lanjut yang disampaikan Wakil Bupati Serang Najib Hamas agar meningkatkan pengusaha-pengusaha UMKM yang ada di Kabupaten Serang.

“Tadi apa yang disebutkan oleh Pak Wakil Bupati bahwa kita harus meningkatkan pengusaha-pengusaha UMKM, di Kabupaten Serang ada sebanyak 48 ribu pelaku UMKM. Maka, kami harapkan para pengusaha UMKM ini bisa ikut serta di dalam koperasi merah putih agar ada keterkaitan,” ujarnya.

Bagi pelaku UMKM produksi olah telur, Adang menyarankan untuk ikut sebagai pemasok Program Makan Bergizi Gratis melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Itu salah satunya upaya kita untuk meningkatkan pengusaha-pengusaha UMKM yang ada di wilayah Kabupaten Serang. Kami juga terus mendorong kepada pengusaha UMKM agar label produksinya atau kemasannya sesuai dengan permintaan di pasaran,” ucapnya. (*/red)

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Polda Banten Luncurkan Pamapta dan Tim Negosiator

By On Selasa, Oktober 21, 2025

Polda Banten luncurkan Pamapta dan Tim Negosiator. 

SERANG, DudukPerkara.News – Kepolisian Daerah (Polda) Banten meluncurkan Perwira Samapta (Pamapta) dan Tim Negosiator.

Kebijakan itu bertujuan membentuk Polri yang presisi, responsif, dan humanis.

Peluncuran Pamapta dan Tim Negosiator digelar dalam apel di Lapangan Mapolda Banten, Kota Serang, Senin, 20 Oktober 2025.

Kapolda Banten, Irjen Hengki memimpin langsung peluncuran tersebut.

Hengki mengatakan, peluncuran dua tim itu merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Kegiatan launching ini memiliki makna yang sangat penting dalam kerangka transformasi kelembagaan Polri menuju organisasi yang semakin presisi. Sebagaimana tertuang dalam Keputusan Kapolri Nomor Kep/1438/IX/2025 dan Surat Kapolri Nomor B/19996/X/KEP./2025, penyesuaian nomenklatur dari Kepala Unit SPK menjadi Perwira Samapta (Pamapta) bukan sekadar administratif, namun bagian dari penguatan fungsi pelayanan kepolisian terpadu,” ujar Hengki.

Menurut Hengki, Pamapta akan menjadi wajah terdepan Polri dalam interaksi dengan masyarakat. Pamapta akan menerima laporan, memberikan pelayanan pertama di TKP, mengurus surat-menyurat kepolisian, hingga melakukan patroli dan pengamanan kegiatan publik.

“Tugas ini menuntut profesionalisme, disiplin, ketegasan, serta empati. Pamapta harus mampu menjadi problem solver, bukan sekadar penerima laporan. Karena di tangan rekan-rekanlah citra Polri pertama kali terbentuk di mata masyarakat,” tegasnya.

Polda Banten juga meresmikan Tim Negosiator yang terdiri atas personel Polwan berpangkat Pama dan Bintara terlatih.

Tim ini dibentuk untuk mengedepankan pendekatan dialogis dalam menghadapi potensi konflik sosial, aksi unjuk rasa, maupun dinamika masyarakat.

“Pembentukan Tim Negosiator merupakan wujud nyata pendekatan humanis dan persuasif Polri. Kita harus selalu mengedepankan dialog, komunikasi efektif, dan pengendalian diri, dengan tetap melindungi hak asasi manusia serta menjaga stabilitas kamtibmas,” ujarnya. (*/red)

Polisi Gerebek Pesta Gay di Surabaya, 34 Pria Diamankan

By On Senin, Oktober 20, 2025

Penggerebekan pesta gay di Surabaya. (Foto: Tangkapan layar) 

SURABAYA, DudukPerkara.News – Sejumlah Polisi menggerebek pesta gay di salah satu kamar hotel, di kawasan Ngagel, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Sabtu malam, 18 Oktober 2025.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 34 pria diamankan petugas.

Saat petugas mendobrak pintu kamar, puluhan pria di dalam ruangan langsung panik. Sebagian mereka saat itu sedang keadaan tanpa pakaian.

Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Erika Purwana Putra mengatakan, penggerebekan itu dilakukan bersama Satreskrim Polrestabes Surabaya dan Polsek Wonokromo.

Operasi tersebut berawal dari laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas tidak wajar di salah satu kamar hotel.

“Polsek Wonokromo dan Satreskrim Polrestabes Surabaya mengamankan pesta seks sesama jenis di kamar Hotel di Surabaya. Totalnya ada 34 orang,” kata AKBP Erika kepada wartawan, Minggu, 19 Oktober 2025.

Dari hasil pendataan, mereka yang digerebek tidak seluruhnya berasal dari Surabaya, beberapa di antaranya ada yang dari luar kota, seperti Bandung, Malang, dan Sidoarjo. Mereka diduga saling terhubung melalui media sosial sebelum akhirnya berkumpul di lokasi.

Terkait dugaan adanya salah satu peserta yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), Polisi masih menelusuri keterlibatan PNS tersebut dalam acara itu.

Hingga Minggu malam, pemeriksaan terhadap 34 orang masih berlangsung. Salah satu yang terlibat ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Polisi tengah fokus mengumpulkan keterangan serta bukti yang berkaitan dengan dugaan praktik prostitusi sesama jenis. Tidak menutup kemungkinan pihak hotel juga dimintai keterangan.

“Ini masih dalam pemeriksaan. Nanti setelah semua rampung, akan kami sampaikan,” kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Oktavianus Edi Mamoto. (*/red)

Seskab Teddy dan Mensos Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat di Tangsel

By On Senin, Oktober 20, 2025

Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya dan Mensos Saifullah Yusuf meninjau Sekolah Rakyat 33 Tangsel, Minggu, 19 Oktober 2025. 

JAKARTA, DudukPerkara.News – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 33 Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu, 19 Oktober 2025

Kunjungan tersebut ditemani Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan Wamensos Agus Jabo.

Rombongan tiba sekitar pukul 14.05 WIB. Gus Ipul lebih dulu tiba dan menyambut Teddy bersama siswa dan siswi Sekolah Rakyat.

Setiba di lokasi, Teddy disambut meriah oleh para siswa. Mereka memberi tepuk khusus dan yel-yel menyambut kedatangan Teddy.

“Wow, keren, wow, wow, keren. Sekolah Rakyat, cerdas bersama, tumbuh setara. SR sayangi orang tua, hormati guru. Terima kasih Letkol Teddy, doakan kami sukses. Kami sayang Bapak,” ujar siswa.

Selanjutnya Gus Ipul bersama Teddy berkeliling ke ruangan kelas Sekolah Rakyat. Mereka sempat melihat proses belajar di kelas.

Teddy mengaku mendapat berbagai cerita dari para siswa mengenai guru-guru di Sekolah Rakyat.

Para siswa, kata dia, menyebut para guru mengajar dengan menyenangkan.

“Katanya guru-gurunya asyik,” ujar Teddy di hadapan siswa dan Gus Ipul.

“Mereka ini rata-rata muda banget, mereka ini sudah menempuh profesi pendidikan guru. Masih muda, semangat, kekinianlah cara ngajarnya,” timpal Gus Ipul.

Setelah mengunjungi kelas, Gus Ipul mengajak Teddy ke ruangan aula. Mereka menyaksikan pentas seni yang dipersembahkan oleh para siswa-siswi. (*/red)

Bansos Rp 300 Ribu untuk 35 Juta Keluarga Bakal Cair Bulan Ini

By On Senin, Oktober 20, 2025

Ilustrasi Bansos. 

JAKARTA, DudukPerkara.News – Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan, penyaluran tambahan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) sebesar Rp 300 ribu per bulan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) siap dilaksanakan pada bulan Oktober ini.

Bantuan tersebut merupakan kebijakan Presiden Prabowo Subianto, dalam Program Perlindungan Sosial Tahun 2025 melalui Kementerian Sosial (Kemensos) yang diberikan selama tiga bulan, yakni Oktober, November, dan Desember 2025, sebagai bagian dari strategi stimulus ekonomi nasional.

Program BLTS ini akan menjangkau 35,04 juta KPM. Jika dihitung rata-rata empat anggota per keluarga (ayah, ibu, dan dua anak), maka bantuan tersebut diperkirakan menyentuh sekitar 140 juta jiwa.

“Tambahan BLTS ini di luar BLT reguler yang sudah diberikan melalui Kemensos setiap bulan kepada 20,88 juta KPM melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako,” ujar Gus Ipul kepada wartawan, Minggu, 19 Oktober 2025.

Total nilai tambahan BLTS yang disalurkan mencapai Rp 31,542 triliun. Dengan tambahan ini, total bantuan perlindungan sosial yang disalurkan Kemensos sepanjang 2025 mencapai Rp 110,718 triliun.

Adapun rincian penyaluran bantuan sosial 2025 sebagai berikut:

- Penerima PKH Murni: 398.714 KPM, masing-masing Rp 2,8 juta per tahun (total Rp 1,116 triliun)

- Penerima Sembako Murni: 8.675.797 KPM, masing-masing Rp 2,4 juta per tahun (total Rp 20,822 triliun)

- Penerima PKH dan Sembako: 9.601.286 KPM, masing-masing Rp 5,2 juta per tahun (total Rp 49,927 triliun)

- Penerima Penebalan Juni-Juli 2025: 18.277.083 KPM, masing-masing Rp 400 ribu (total Rp 7,311 triliun)

- Penerima Stimulus Ekonomi (Oktober-Desember 2025): 35.046.783 KPM, masing-masing Rp 900 ribu (total Rp 31,542 triliun)

Total bantuan perlindungan sosial tahun 2025: Rp 110,718 triliun.

Menurut Gus Ipul, penerima BLTS berasal dari keluarga miskin di desil I hingga IV berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dari total 35,04 juta lebih KPM penerima BLTS, sekitar 20,88 juta KPM merupakan penerima bantuan penebalan, sedangkan 14,15 juta KPM merupakan penerima baru.

“Data penerima mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di triwulan pertama, dan DTSEN pada triwulan selanjutnya (II-IV). Pemutakhiran data penerima dilakukan setiap tiga bulan sekali agar bantuan sosial tepat sasaran,” jelas Gus Ipul.

Khusus pada triwulan IV, terdapat penambahan penerima bansos dari kelompok desil I-IV DTSEN di luar penerima reguler.

Data tersebut diperoleh dari hasil pemadanan antara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kemensos, BPS, dan Kementerian Keuangan.

Gus Ipul menambahkan, proses penyaluran bansos triwulan IV untuk program reguler dan perluasan sudah dimulai sejak hari ini dan akan berlangsung selama dua pekan ke depan. (*/red)

Kejagung Sita Lagi Rumah Mewah Milik Anak “Raja Minyak Riza Chalid”

By On Senin, Oktober 20, 2025

Kejagung kembali menyiita rumah mewah milik Riza Chalid di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

JAKARTA, DudukPerkara.News – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menyita satu bidang tanah seluas 557 meter persegi dan bangunan di atasnya milik Kanesa Ilona Riza, anak Mohammad Riza Chalid (MRC).

Aset yang tercatat dalam Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 1635 itu diketahui berada di Jalan Hang Lekir XI Blok H/2, Kelurahan Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta.

“Telah dilaksanakan penyitaan terhadap satu bidang tanah beserta bangunan yang diduga merupakan hasil dan/atau sarana kejahatan atas nama tersangka MRC,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 18 Oktober 2025.

Menurut Anang, penyitaan itu terkait dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero) Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Tahun 2012–2023.

Penyitaan dilakukan oleh Tim Penyidik Satuan Tugas Khusus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi (Satgassus P3TPK) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

“Terhadap barang sitaan tersebut nantinya akan dijadikan barang bukti dalam perkara dugaan tindak pidana pencucian uang dalam perkara korupsi,” ujar Anang.

Adapun penyitaan ini dilakukan untuk menelusuri dugaan aliran dana hasil tindak pidana asal, yakni perkara korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di lingkungan PT Pertamina (Persero) Sub Holding dan KKKS pada periode 2012 hingga 2023 yang menjerat MRC.

Dalam perkara ini, penyidik Jampidsus telah memasukkan nama Riza Chalid ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada 19 Agustus 2025 setelah yang bersangkutan tiga kali mangkir dari panggilan pemeriksaan.

Kejagung kini memproses penerbitan red notice agar Riza Chalid masuk daftar buronan internasional.

Riza Chalid ditetapkan sebagai tersangka sejak 11 Juli 2025 dalam kasus ini. Selain rumah, Kejagung juga telah menyita sejumlah aset lain yang diduga terkait Riza.

Pada Kamis, 14 Agustus 2025, penyidik mengamankan empat mobil mewah, yakni satu BMW 528 putih, satu Toyota Rush, dan dua Mitsubishi Pajero Sport, salah satunya varian 2.4 Dakar.

Mobil-mobil tersebut ditemukan di sejumlah lokasi, sebagian besar di wilayah Bekasi.

Sebelumnya, pada Selasa, 05 Agustus 2025, penyidik juga menyita lima kendaraan lain, di antaranya satu Toyota Alphard, satu Mini Cooper, dan tiga sedan Mercedes-Benz. (*/red)

Gubernur Andra Soni Sebut Pembinaan Dini Kunci Lahirnya Atlet Berprestasi di Banten

By On Senin, Oktober 20, 2025

Gubernur Banten, Andra Soni saat membuka Kejuaraan Bulutangkis Antar Pelajar Piala Gubernur Banten dalam rangka HUT ke-25 Provinsi Banten, di Hall Chandra Wijaya International Badminton Center, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu, 18 Oktober 2025. 

TANGERANG, DudukPerkara.News – Pembinaan atlet harus diperkuat sejak usia dini. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan regenerasi atlet di Provinsi Banten berjalan berkelanjutan dan berdampak pada peningkatan prestasi olahraga di berbagai cabang.

Hal itu disampaikan Gubernur Banten, Andra Soni saat membuka Kejuaraan Bulutangkis Antar Pelajar Piala Gubernur Banten dalam rangka HUT ke-25 Provinsi Banten, di Hall Chandra Wijaya International Badminton Center, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu, 18 Oktober 2025.

“Kegiatan seperti ini bisa menjadi kebanggaan bagi anak-anak, orang tua, dan seluruh masyarakat. Siapa tahu, salah satu dari mereka kelak menjadi juara baik di tingkat nasional maupun lebih tinggi lagi,” ujar Andra Soni.

Menurutnya, para calon atlet bulutangkis pelajar perlu mendapat pembinaan secara berkesinambungan. Apalagi jika ada dukungan orang tua yang cukup tinggi terhadap kegiatan olahraga mereka.

“Orang tua juga senang anak-anak bisa berkegiatan olahraga, main bulutangkis di tempat yang cukup mewah ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk menunjang pengembangan bakat para calon atlet, turnamen semacam ini perlu dijadikan agenda rutin tahunan dengan kemasan yang lebih menarik.

Kompetisi olahraga sejak dini juga bisa menjadi latihan mereka agar lebih siap menjadi atlet. 

“Semuanya dimulai dari proses-proses seperti ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani mengatakan, turnamen bulutangkis antar pelajar ini merupakan langkah awal pembinaan atlet yang dilakukan Pemprov Banten melalui KONI.

Terdapat lima nomor pertandingan dengan dua kategori, yakni tingkat SMP dan SMA. Masing-masing kategori mempertandingkan nomor tunggal putra-putri, ganda putra-putri, serta ganda campuran.

“Total peserta yang mengikuti pertandingan ini sebanyak 220 atlet tingkat SMP dan 142 atlet tingkat SMA. Mereka akan bertanding mulai 18 hingga 19 Oktober 2025,” ujarnya. (*/red)

DPD Golkar Kabupaten Serang Gelar Musda XI, Fahmi Hakim Terpilih Kembali Secara Aklamasi

By On Sabtu, Oktober 18, 2025

Fahmi Hakiim terpilih kembali sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Serang masa bakti 2025-2030. 

SERANG, DudukPerkara.News – Fahmi Hakiim resmi terpilih kembali sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Setang untuk masa bakti 2025-2030.

Penetapan tersebut dilakukan melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Serang, di Swiss Belinn Modern Cikande, pada Sabtu, 18 Oktober 2025.

Terpilihnya Fahmi Hakim dilakukan secara aklamasi, setelah seluruh peserta Musda menyatakan kesepakatan bersama tanpa melalui proses pemungutan suara.

Usai pengukuhannya, Fahmi Hakim menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan.

“Saya menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada para senior dan Ketua DPD Golkar Provinsi Banten atas bimbingan dan kepercayaannya, serta kepada seluruh pengurus DPD dan PK Partai Golkar atas dukungan dan doa yang luar biasa,” ujarnya.

Fahmi menegaskan, bahwa jabatan yang diembannya bukanlah sekadar kehormatan individu, melainkan sebuah tanggung jawab kolektif.

Ia berkomitmen untuk membangun Partai Golkar Kabupaten Serang yang solid dan inklusif.

“Golkar harus menjadi rumah besar bagi semua anak Kabupaten Serang, tempat yang merangkul semua kepentingan, memperjuangkan kesejahteraan, dan membangun Kabupaten Serang dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fahmi menekankan peran partai yang tidak hanya di panggung politik, tetapi juga harus aktif di tengah masyarakat.

“Partai Golkar harus hadir untuk mendengar, bekerja, dan menghadirkan solusi bagi masa depan Kabupaten Serant yang lebih baik,” tegasnya.

Ia berharap momentum Musda XI dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat solidaritas kader dan memperluas karya nyata.

“Mari kita jadikan Musda ini sebagai awal baru untuk membuktikan bahwa Partai Golkar Kabupaten Serang siap menghadapi tantangan ke depannya dan kita hadapi dengan strateginya matang,” pungkasnya. (*/red)

DPD Partai Golkar Kabupaten Serang Gelar Musda XI, Fahmi Hakim: Momentum Membangun Kebersamaan dan Kesolidan

By On Sabtu, Oktober 18, 2025

DPD Partai Golkar Kabupaten Serang menggelar Musda XI, di Swiss Belinn Modern Cikande, Sabtu, 18 Oktober 2025. 

SERANG, DudukPerkara.News - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Serang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI, di Swiss Belinn Modern Cikande, Sabtu, 18 Oktober 2025.

Musda XI tersebut dihadiri, Ketua DPD Golkar Provinsi Banten Andika Hazrumy, Sekretaris DPD Golkar Provinsi Banten Bahrul Ulum, Pengurus DPD Kabupaten Serang, Ketua Panitia H. Ahmad Zaeni, Anggota Fraksi Partai Golkar DPR Kabupaten Serang, Ketua Al Hidayat Hj. Munawaroh, Satkar Utama, AMPG, Kasgoro, PK Golkar, simpatisan. 

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Serang, Fahmi Hakim menyampaikan, kegiatan Musda ini merupakan agenda lima tahunan untuk menjadi ajang konsolidasi internal, evaluasi kinerja, dan penetapan arah kebijakan strategis partai untuk lima tahun ke depan.

“Kegiatan ini merupakan konsolidasi internal, evaluasi kinerja, dan penetapan arah kebijakan strategis partai untuk lima tahun ke depan,” ujarnya. 

Menurutnya, momentum Musda hari ini menjadi rekontruksi kepengurusan Partai Golkar Kabupaten Serang. 

“Kegiatan hari ini menjadi proses ke depan menuju harapan 2030. Seleksi alamaiah sudah terjadi. Maka dengan itu, ke depan kita harus membangun kebersamaan, kesolidan, komitmen, dan penguatan ideologi Partai Golkar, karena tantang sangat besar,” pungkasnya. 

Fahmi Hakim menegaskan, ke depan pihaknya akan melakukan konsolidasi guna menyusun kepengurusan yang baru. 

“Mohon ijin Pak Ketua DPD Provinsi Banten, dalam Musda ini saya dipercaya kembali untuk menahkodai Partai Golkar Kabupaten Serang. Saya akan melakukan konsolidasi, dan merekrut gen z dalam struktur kepengurusan. Saya juga akan mengakomodir masukan para senior Partai Golkar guna menghadapi tantangan yang begitu kuat ke depannya dan harus kita hadapi dengan strateginya matang,” tuturnya. (*/red)

KPK Ungkap Modus Korupsi Antam: 1 Kg Logam Jadi 3 Gram Emas

By On Jumat, Oktober 17, 2025

Ilustrasi Emas. 

JAKARTA, DudukPerkara.Com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut kasus pengolahan anoda logam antara PT Antam dan PT Loco Montrado (LCM).

KPK pun mengungkap modus korupsi dalam kasus yang menjerat Loco Montrado sebagai tersangka korporasi ini.

“Jadi dalam modus kerja sama pengolahan itu, setiap 1 Kg anoda logam yang diolah oleh PT LCM ini ditukar dengan emas sekitar 3 gram,” ujar Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 16 Oktober 2025.

Seharusnya, kata Budi, setiap pengolahan anoda logam juga akan menghasilkan perak. Namun, dalam kasus ini, tidak ada perak dari setiap hasil pengolahan.

“Padahal dalam pengolahan setiap kilogram emas ini, harusnya hasilnya itu ada emas dan perak. Tapi dalam proses pengolahan yang dilakukan oleh PT LCM ini, output-nya tidak ada peraknya,” ujarnya.

“Sehingga dari modus-modus itu kemudian merugikan keuangan negara hingga lebih dari Rp 100 miliar,” imbuhnya.

Budi mengatakan, pihaknya juga memeriksa empat saksi hari ini. Pemeriksaan itu untuk mendalami peran PT Loco Montrado secara korporasi.

“Dalam pemeriksaan kali ini, penyidik juga mendalami terkait dengan peran-peran yang dilakukan oleh PT LCM secara entitas atau secara korporasinya,” ujarnya.

Berikut empat saksi yang diperiksa hari ini:

1. Fakhri Reza selaku eks pegawai PT Antam

2. Hardianto Tumpak Manurung selaku eks pegawai Antam

3. Helminton Jaharjo Sitanggang selaku eks Senior Vice President Internal Audit Antam

4. Ilham Iskandar Siregar selaku eks Manager Refining UBPP LM PT Antam.

Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan Direktur Utama PT Loco Montrado, Siman Bahar (SB), sebagai tersangka.

Siman dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Pada 2025, KPK menyita uang tunai senilai Rp 100,7 miliar dari Siman Bahar. Uang itu diduga diperoleh dari hasil korupsi.

Sebelum Siman, KPK sudah lebih dulu melakukan proses hukum terhadap mantan pejabat Antam bernama Dody Martimbang.

Dia telah divonis 6,5 tahun penjara dalam kasus korupsi yang merugikan negara Rp 100,7 miliar itu.

Terbaru, KPK mengumumkan PT Loco Montardo (LCM) sebagai tersangka korupsi pengolahan anoda logam PT Antam Tbk. Perusahaan itu ditetapkan sebagai tersangka korporasi dalam kasus ini. (*/red)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *